My Photo
Name:
Location: KL, Malaysia

Monday, October 02, 2006

Sunnah Nabi: Cara memotong kuku dan masa afdhal


Sumber: http://tausyiah275.blogsome.com/2006/04/10/tentang-kuku/

Cara memotong kuku jari tangan:

Mula dari jari telunjuk yang kanan terus melingkar ke arah kanan sampai kelingking yang kanan, terus disambung dari kelingking kiri kembali ke ibu jarikiri dan berakhir di ibu jari kanan.

Cara memotong kuku jari kaki:

Mula dari kelingking kanan ke sebelah kiri sampai kelingking sebelah kiri.

Waktu memotong kuku:

Diriwayatkan daripada Anas bin Malik yang ertinya:
“Telah ditentukan waktu kepada kami memotong misai, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu ari-ari agar kami tidak membiarkannya lebih daripada empat puluh malam.” (Hadis riwayat Muslim)

Diriwayatkan oleh Abu Sa‘id al-Khudri dan Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhuma yang bermaksud:
“Bersabda Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wasallam: “Siapa saja yang mandi pada hari Jum‘at, memotong kuku, berwangian (memakai wangi2an) jika memilikinya dan memakai pakaian yang terbaik kemudian keluar rumah sehingga sampai ke masjid, dia tidak melangkahi (menerobos masuk) orang-orang yang telah bersaf, kemudian dia mengerjakan sembahyang apa saja (sembahyang sunat), dia diam ketika imam keluar (berkhutbah) dan tidak berkata-kata sehingga selesai mengerjakan sembahyang, maka jadilah penebus dosa di antara Jum‘at itu dan Jum‘at sebelumnya.”(Hadis riwayat Ahmad)

Kesimpulan? Potong hari Jumaat, dan jangan simpan lebih dari 40 hari.

Memotong Kuku Ketika Haid, Nifas Dan Junub

Menurut kitab Al-Ihya’, jika seseorang itu dalam keadaan junub atau berhadas besar, jangan dia memotong rambut, kuku atau mengeluarkan darah atau memotong sesuatu yang jelas daripada badannya sebelum dia mandi junub. Kerana segala potongan itu di akhirat kelak akan kembali kepadanya dengan keadaan junub.

3 Comments:

Blogger Unknown said...

Saya ingin bertanya.
Kan pada saat haid, nipas dan junub itu dilarang memotong rambut dan kuku.
Bagaimana jika pada saat keadaan tersebut, rambutnya rontok. Apa hukumnya terhadap rambut yang rontok itu? Apa tidak apa apa?
Terima kasih :)

7:23 PM  
Blogger iffah said...

nak mintak izin utk share di blog..

3:32 AM  
Blogger pcsamit said...

www.hpaiherbal.com

1:36 AM  

Post a Comment

<< Home